Langsung ke konten utama

Mencegah Gigi Berlubang


Hari Minggu (29/3/2015), saya pergi ke dokter gigi. Seumur-umur, ini kali pertama saya periksa gigi. Setelah sebelumnya saya merasa baik-baik saja dengan gigi saya.

Berhubung sudah sejak beberapa minggu yang lalu sakit gigi, dan kelihatannya juga berlubang, mau tidak mau harus nyamperin dokter gigi. Sampai di tempat praktek dokter, saya masih rada tenang. Karena gigi saya tidak berasa sakit dan kelihatannya dokter juga menyenangkan.
Tapi saat dibersihakan, saya rasanya pengen maki-maki tuh dokter. Nyeri, tetap dipaksa. Tidak menggubris muka saya yang kesakitan. Ngilunya bukan main. Ampun ampunan deh, pokoknya. Baru tau kalau dibersihkan saja rasanya sudah tidak karuan.

Menurut dokternya, lubang giginya sudah terlalu dalam. Jadi memang sangat sakit. Karang giginya pun juga sudah sangat tebal, jadi harus dibersihkan juga.

Dan minggu kemarin itu, gigi saya baru ditambal untuk sementara. Minggu depan diminta balik lagi. Trauma ? iya. Tapi lebih trauma kalau sakit gigi, trus sama dokter di bersihkan, dan rasanya seperti kemarin itu. 

Sambil melakukan tindakan, dokternya nggak berhenti ngoceh ke sana ke mari. Dan saya diberi tips biar giginya tidak berlubang. Tipsnya cuma satu...

Gosoklah gigi sebelum tidur dan sesudah makan.

Itu yang paling penting !

Perlengkapan persiapan tidur
Mau makan apa saja, mau gosok gigi sehari seribu kali ( ekstrim banget ya ?) kalau tidak melakukan tips di atas itu, dijamin gigi beerlubang akan mengintai hidup anda. Camkan itu!

Tipsnya cuma sebaris kalimat, tapi justru itulah yang paling penting dari sekian banyak tips menghindari gigi berlubang.


Saat dokternya melihat gigi anakku, beliu langsung melengos pada saya. "Emaknya yang harus di edukasi dulu!" Hahaha...

Iya deh, ngaku. Memang selama ini saya paling males kalau sebelum tidur harus gosok gigi dulu. Selain basah semua, ujung ujungnya pasti pada mandi. Udah pasti ribet. Dan sejak kecilpun, saya tidak dibiasakan menggosok gigi dulu sebelum tidur. 

Nah, mulai sekarang saya udah sadar. Berhubung ke dokter gigi itu sakit, apalagi kalau sudah berlubang. Ditambah lagi juga mahal. Maka lebih baik mencegah dari pada keluar duit.

Jadi, ritual yang harus dibiasakan sejak saat ini adalah, gosok gigi sebelum tidur dan sesudah makan.

kalau kamu, sebelum tidur gosok gigi dulu nggak?

komentar yuk.........


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Trip Sukabumi #Museum Palagan Perjuangan Bojongkokosan

Kemarin, saat kami berkunjung ke Sukabumi mengikuti kaki melnagkah dan nggak tau mau melangkah ke mana lagi, akhirnya ada informasi katanya di Parung kuda ada sebuah museum. Museumnya bernama museum Palagan Perjuangan Bojongkokosan. Dari luar, kami sama sekali nggak mengira kalau di dalam sebuah area yang ada patung gedenya itu ada museum tersembunyi. Saat kami mau masuk pun, bingung mau masuk lewat mana. Ada beberapa anak berseragam sekolah yang mlipir mlipir di dekat pagar. Ketika kami dekati, ternyata itu bukan  jalan masuk utama. Hanya jalan kecil buat lewat satu oarang yang suempit banget. Setelah muterin wilayah berpagar itu, kami akhirnya bertemu dengan seorang bapak dan ditunjukinlah ke mana kami harus masuk. Mendekati pintu gerbang utama, banyak anak sekolah yang lagi nongkrong. Eh, ngomong-ngomong pintu gerbang...pintu gerbang masuknya ternyata udah nggak layak banget. Seperti mau roboh dan susah dibuka #ngenes Saat kami masuk nggak ada satupun yang menyambut ...

Jalan-Jalan Nikmat di Kampung Turis

Waktu pertama kali dengar nama kampung turis, bayangan yang terlintas di benak adalah sebuah kampung yang banyak turisnya. Atau...sebuah tempat yang isinya menjual aneka jajanan berbau asing. Kayak di kampung cina, yang isinya macam-macam barang yang berbau kecinaan. Tapi ternyata saya salah. Kampung turis ternyata sebuah resto(tempat makan), tempat ngumpul bareng, tempat renang, tempat main anak, sekaligus tempat nginep. Bahasa gaulnya, Resort and Waterpark. Kampung Turis berlokasi di Kp. Parakan, desa Mekar Buana, kecamatan Tegal Waru-Loji, kab Karawang, Jawa barat. Jadi ceritanya, minggu pagi itu rencananya kami sekeluarga mau ke curug Cigentis. Di daerah Loji juga. Tapi berhubung pagi itu, saat mau berangkat mobil ngambek jadilah kami nunggu mobil pulang dari bengkel. Pulang dari bengkel sudah jam 11 siang. Kalau nggak jadi berangkat rasanya galau banget, kalau berangkat sepertinya tidak memungkinkan karena perjalanan dari rumah ke Loji saja sudah 2 jam. Kalau mau nekat ke curu...

Saat Marahan Dengan Suami

Jadi ceritanya,  kemarin waktu saya lagi benerin laptop di salah satu tempat service, ada mas mas lagi ngobrol. Dan entah karena emang saya lagi dapet rejeki ide buat ngisi blog atau emang saya dasarnya tukang kepo, apa yang mereka omongin itu ternyata terdengar sampai ke kuping saya. Daaan...kira-kira obrolannya begini, "Bro, lo kemana aja semalem? gua sms, gua telp kagak nyambung." Kata mas mas berjaket. "Hp gue mati, bro." "Emang kagak di charge? lagi mati lampu?" Katanya lagi. "Kagak, gue lagi marahan sama istri gue" "Hahahaa..." Spontan, dua cowok di hadapannya langsung tertawa bareng. Mas-mas yang lagi marahan sama istrinya itupun tertunduk lesu. Menatap nanar pada lapto-laptop yang lagi dia benerin. "Lha...apa hubungannya ngecas hp sama marahan sama istri?" "Soalnya chargernya di dalam kamar, Bro. Trus gue dikunciin di luar, deh" "Hahahaha..." Kali ini...